Sejarah Asal Usul Kucing Persia

Kucing Persia Hampir semua orang menyukai kucing Persia. Siapa yang tidak tahu kucing imut, lucu, dan menggemaskan yang satu ini. Di Indonesia sendiri, kucing Persia sudah menjadi idola di kalangan pecinta kucing. Tubuhnya yang mungil serta kakinya yang pendek menjadi ciri khas tersendiri. Banyak hal yang tersingkap dari kucing Persia ini. Sejarah kucing Persia pun cukup menarik untuk dikupas. Tak dipungkiri sejarah kucing Persia tak bisa lepas dari kucing domestik. Cukup rumit memang jika membahas asal usulnya.

Sejarah Asal Usul Kucing Persia
sejarah kucing Persia, awal mula adanya kucing Persia tak lepas dari kucing liar Marteli (felis Lunensis). Ia adalah sejenis kucing namun sekarang sudah punah.

Menurut asal-usul kucing Persia, awal mula adanya kucing Persia tak lepas dari kucing liar Marteli (felis Lunensis). Ia adalah sejenis kucing namun sekarang sudah punah. Ukuran kucing ini sama dengan kucing dewasa pada umumnya. Pada masanya sekitar 600.000-900.000 tahun yang lalu, muncul tiga tipe kucing pada lingkungan berbeda yaitu kucing Eropa Tengah, kucing gurun Asia, dan kucing liar Afrika. Nah, jenis yang terakhir inilah yang menghuni sebagian besar wilayah Asia serta Afrika Utara.

Proses penjinakan kucing tersebut berlangsung kebanyakan di Timur Tengah sehingga kucing Afrika liar dapat dengan mudah ditemukan dan menjadi cikal bakal kucing domestik modern. Untuk menjinakkan kucing liar ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun sebenarnya tidak ada bukti sejarah yang jelas tentang penjinakan kucing liar tersebut meskipun telah ditemukan sisa-sisa kucing pada situs arkeolog di Mesir. Hanya ditemukan sisa-sisa kerangka manusia yang dikubur bersama kerangka kucing, belum menjadi alat bukti akurat.

Baca Juga : kucing jenis persia

Peradaban manusia memang selalu dihuni oleh hal-hal yang berlaku pada saat itu. Beribu-ribu tahun yang lalu, banyak sekali sistem pemujaan kucing yang berlaku di Mesir Kuno sehingga nama-nama dewa kucing, mafdet, pemburu ular dan pelindung dari Firaun. Keberadaan kucing menjadi sesuatu hal yang dianggap magis dan menjadi budaya bagi masyarakat saat itu. Masyarakat Mesir kuno meyakini bahwa kucing berperan guna melindungi lumbung biji-bijian, hewan sehingga mereka memelihara kucing dalam kuil suci.

Keberadaan kuil inilah yang semakin meyakini bahwa keberadaan kucing liar yang dijinakkan bermula dari Mesir kuno. Bahkan dalam kuil dewa kucing Pasth dan bast ditemukan ribuan mumi-mumi kucing yang dimasukkan dalam peti. Bertahun-tahun mereka memuja kucing hingga pada akhirnya diperkirakan, puncak pemujaan kucing terjadi pada tahun 500 Sebelum Masehi. Kucing-kucing saat itu dikembangbiakkan dan dikorbankan karena mereka mati dengan leher patah. Tak hanya itu banyak pula anak kucing yang mati.

Keberadaan kucing pada masa itu juga dibuktikan dengan adanya lukisan di Thebes tahun 1600 SM yang menggambarkan kucing berwarna jingga sedang duduk di bawah kursi Tui. Kucing tersebut memakai kalung dan pengikat yang diikatkan pada sebuah kursi. Tak hanya itu, peran kucing pada masa itu juga sebagai teman berburu. Mengerikan sekali ya masa-masa kucing saat itu.

Source :

asal usul kucing persia, asal persia medium, asal persia flatnose, asal persia peaknose, anakan kucing persia, kucing lucu persia, harga persia peaknose, karakteristik kucing persia, jual kucing persia murah