belajar dari kucing

Pebisnis Muda Harus “Belajar” dari Kucing

Belajar dari Kucing – Kucing Seperti yang banyak orang tahu, pebisnis adalah orang sibuk yang rela memakai sebagian besar waktunya untuk mengurus bisnis yang mereka jalani. Terlebih untuk pebisnis muda yang masih berapi-api dalam menjalankan bisnis mereka. Mereka akan mati-matian dalam mengejar apa yang mereka targetkan sehingga mereka mengabaikan beberapa hal yang ada di sekitar mereka. Tanpa mereka sadari, mereka melakukan beberapa kesalahan yang mereka anggap hal tersebut adalah lumrah dan sudah sewajarnya mereka lakukan sebagai pebisnis muda. Untuk itu, mereka harus mulai belajar dari kucing.

Kucing? Hewan kecil yang menggemaskan dan kerjaannya hanya tidur saja itu patut dijadikan bahan pelajaran? Jawabannya adalah “Ya”. Ada beberapa hal yang mereka harus pelajari dari perilaku kucing yang mungkin akan membuat mereka akan lebih sukses sebagai pebisnis muda. Apa saja hal tersebut? Ini dia tiga alasan mengapa mereka harus belajar dari kucing.

Belajar dari Kucing

Belajar dari kucing

 

Hal pertama adalah tidur layaknya kucing. Kucing adalah hewan yang sangat suka untuk tidur. Bukan berarti Anda harus banyak tidur layaknya kucing, namun Anda harus mengerti kapan waktu Anda harus tidur. Anda tidak bisa mengabaikan kesehatan untuk bisnis Anda. Banyak orang yang masih memikirkan pekerjaan mereka ketika mereka akan pergi tidur. Hal ini tidak baik untuk diri Anda. Tinggalkan semua pikiran tersebut sementara, tidurlah seperti kucing yang tidak memikirkan apa pun saat tidur sehingga kualitas tidur Anda akan terjaga yang membuat tubuh Anda lebih fit.

Baca juga : Perbedaan kucing persia peaknose, persia flatnose, dan persia medium

Kedua, Sabar menunggu mangsa. Ketika kucing berburu makan, ia tidak serta merta langsung memburu apa yang ada di depannya. Ia akan mengendap-endap mendekati mangsanya hingga ia yakin akan menyergap mangsa tersebut. Demikian pula yang harus Anda lakukan, Anda harus mencari celah terlebih dahulu, jangan langsung terburu-buru mendekati target Anda sehingga nantinya justru usaha Anda akan sia-sia.

Baca juga : Sejarah dan Karakteristik Kucing Ragdoll

Terakhir adalah bermain. Ya, kucing sangat suka bermain. Hal ini juga bisa menjadi bahan pelajaran Anda untuk menikmati waktu luang Anda untuk sekedar bersenang-senang. Tidak perlu takut, justru jika Anda terlalu serius dalam melakukan pekerjaan, Anda akan mengalami stres yang berlebihan yang mungkin akan mempengaruhi kondisi fisik Anda, jadi bersenang-senanglah di waktu luang.

Sumber Gambar dan Referensi :
http://kucinggue.blogspot.co.id/2013/01/lucky-hakim-dan-bisnis-kucing-maine.html
http://kucing.web.id/3-hal-yang-harus-pebisnis-muda-pelajari-dari-seekor-kucing/

Hafuza Haikal

hanya seorang penghobi hewan peliharaan seperti burung, kucing dan juga ikan hias

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *